Assalamu'alaikum
Selamat malam semuanya dan selamat datang di blog pertama saya.
Pada kesempatan ini saya akan memberikan sebuah nasihat dari seorang tokoh besar islam yaitu imam syafi'i tentang seorang penuntut ilmu.
berikut saya lampirkan perkataan dan nasehat dari Imam Syafi,i tentang seorang penuntut ilmu. Perkataan ini patut ditulis dengan tinta emas agar kiranya dapat menginspirasi kehidupan kita.
***
Aku melihat pemilik ilmu hidupnya mulia meskipun ia dilahirkan dari orangtua terhina.
Dia terus-menerus diangkat hingga pada derajat tinggi dan mulia.
Umat manusia mengikutinya dalam setiap keadaan seperti pengembala domba ke sana sini diikuti hewan piaraan.
Jika kiranya umat manusia tidak memiliki ilmu maka tentu tidak akan merasa bahagia dan tidak mengenal halal dan haram.
Diantara keutamaan ilmu kepada penuntut ialah semua umat manusia dijadikan sebagai pelayannya.
Wajib menjaga ilmu layaknya orang menjaga marwah dan kehormatannya.
Siapa yang mengemban ilmu kemudian ia titipkan kepada orang yang bukan ahlinya karena kebodohannya maka ia akan mendzoliminya.
Wahai saudaraku, ilmu tidak akan dicapai kecuali dengan enam syarat dan akan aku sebutkan perinciannya berikut ini:
Pandai, perhatian tinggi, sungguh-sungguh, bekal, dengan arahan guru dan lamanya menuntutnya.
Setiap ilmu selain Al-Qur’an melalaikan diri kecuali ilmu hadits dan fikih dalam beragama.
Ilmu merupakan suatu yang berdasarkan riwayat dan sanad maka selain itu hanya was-was setan.
Bersabarlah terhadap kerasnya sikap maupun perilaku seorang guru.
Karena Sesungguhnya gagalnya mempelajari ilmu karena memusuhinya.
Barangsiapa belum merasakan pahitnya belajar walaupun sebentar,
Maka Dia akan merasakan hinanya kebodohan sepanjang perjalanan hidupnya.
Dan barangsiapa tertinggal belajar di masa mudanya,
Maka bertakbirlah untuknya empat kali karena kematiannya.
Demi Allah hakekat seorang pemuda ialah dengan ilmu serta takwa.
Apabila keduanya tidak ada maka tidak ada anggapan baginya.
Ilmu adalah tanaman kebanggaan maka hendaklah Anda senang dengannya. Dan waspadalah kebanggaan itu terlewatkan darimu.
Ketahuilah dan sadarilah bahwa ilmu tidak akan didapat oleh orang yang pikirannya tertuju pada makanan dan pakaian.
Pengagum ilmu akan selalu berusaha baik dalam keadaan telanjang dan berpakaian.
Jadikanlah bagi dirimu bagian yang cukup dan tinggalkan nikmatnya tidur
Mungkin suatu hari kamu hadir di suatu majelis menjadi tokoh besar di tempat majelsi itu.
Tulisan atau nasehat diatas diambil dari sebuha kitab dengan judul Kaifa Turabbi Waladan Shalihan, Al-Maghribi bin As-Sain penerbit Darul Haq.
Demikian postingan saya kali ini,saya ucapkan terimakasih telah berkunjung ke blog ini
Wassalamu'alaikum
Tags #contoh nasihat
#Nasihat tokoh islam
Komentar
Posting Komentar